Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaEkonomi

Harga Emas Antam Turun Lagi, Kesempatan Bagi Pemburu Investasi Logam Mulia?

Views
×

Harga Emas Antam Turun Lagi, Kesempatan Bagi Pemburu Investasi Logam Mulia?

Sebarkan artikel ini
Harga Emas Dunia Menguat Imbas Melemahnya Dolar AS, Pasar Nantikan Sikap The Fed di Jackson Hole

Koma.id | Jakarta – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) kembali bergerak turun pada awal pekan ini. Hari Senin, 30 Juni 2025, harga emas tercatat Rp1.880.000 per gram, turun Rp4.000 dari hari sebelumnya. Penurunan ini turut berlaku pada harga buyback yang kini berada di angka Rp1.724.000 per gram.

Bagi sebagian masyarakat, tren penurunan ini bisa jadi momen strategis untuk mulai atau menambah kepemilikan emas. Apalagi, sepanjang Juni, harga emas mengalami fluktuasi signifikan, dengan posisi tertinggi tercatat pada 16 Juni lalu, yakni Rp1.968.000 per gram.

Silakan gulirkan ke bawah

Di kantor Antam Pulo Gadung, harga ini menjadi acuan, meskipun beberapa varian ukuran emas masih belum tersedia untuk dibeli. Sementara itu, laman resmi Logam Mulia mencantumkan rincian harga emas berbagai pecahan—mulai dari 0,5 gram seharga Rp990.000, hingga 1 kilogram di angka Rp1,820 miliar.

Sebagai catatan penting bagi investor, setiap pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%. Namun, tarif pajak bisa ditekan menjadi 0,45% apabila pembeli mencantumkan nomor NPWP saat transaksi. Untuk transaksi buyback di atas Rp10 juta, PPh yang berlaku naik menjadi 1,5%, dipotong otomatis dari total nilai.

Berikut rincian harga pecahan emas Antam hari ini dari laman resmi Logam Mulia:

Emas 0,5 gram: Rp990.000
Emas 1 gram: Rp1.880.000
Emas 2 gram: Rp3.700.000
Emas 3 gram: Rp5.525.000
Emas 5 gram: Rp9.175.000
Emas 10 gram: Rp18.295.000
Emas 25 gram: Rp45.612.000
Emas 50 gram: Rp91.145.000
Emas 100 gram: Rp182.212.000
Emas 250 gram: Rp455.265.000
Emas 500 gram: Rp910.320.000
Emas 1.000 gram: Rp1.820.600.000

Perubahan aturan pajak ini merujuk pada PMK No. 112/PMK.03/2022 yang kini memungkinkan penggunaan NIK sebagai NPWP, membuat proses administrasi lebih simpel namun tetap akuntabel.

Dengan harga yang kembali melandai, publik kini kembali dihadapkan pada pertanyaan menarik yakni apakah ini sinyal untuk masuk ke pasar emas?

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.