Koma.id– Polemik ijazah Presiden Joko Widodo kembali mencuat ke permukaan, kali ini dipicu oleh pernyataan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo yang menyindir cara berpikir kuasa hukum Presiden ke-7 RI tersebut.
Roy menyebut alasan pengacara Jokowi enggan mempublikasikan ijazah sang presiden ke-7 itu sebagai logika “Srimulat”, yang menurutnya mengundang tawa alih-alih menjawab substansi persoalan.
Sindiran Roy mengarah pada pernyataan kuasa hukum Jokowi yang menyebut potensi terjadinya kekacauan (chaos) apabila ijazah tersebut ditunjukkan ke publik. Roy pun mempertanyakan dasar pemikiran tersebut dan menilai hal itu tidak masuk akal.
Sementara itu, Kuasa hukum Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Rivai Kusumanegara, mengklaim kasus isu ijazah palsu bertujuan untuk mengasingkan dan membuat hancur kliennya.
Rivai mengaku memiliki video-video yang menunjukkan motif di balik isu ijazah palsu Jokowi. Rivai menduga narasi tersebut menyimpang dari tujuan mereka yang awalnya ingin mencari kebenaran terkait ijazah Jokowi. Menurutnya, narasi itu ingin membuat Jokowi hancur.








