Koma.id, Jakarta – Bencana longsor di Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mendapatkan perhatian berbagai pihak.
Bahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), juga ikut memprediksi terjadi longsor sebelum adanya aktivitas pertambangan di sana.
Heboh! Investasi Bodong Koperasi BLN Putar Dana Rp4,6 Triliun, 41 Ribu Nasabah Jadi Korban
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebut Gunung Kuda dikategorikan rawan longsor karena memiliki kemiringan yang melebihi batas 30 derajat.
Aab mengungkapkan kesimpulan dari analisis BNPB terhadap kejadian longsor di Gunung Kuda. Yakni, pertambangan yang telah dilakukan sejak lama memperparah risiko longsor yang telah diprediksi tanpa asumsi adanya aktivitas pertambangan.
Sementara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan bakal mengevaluasi total izin tambang galian C Gunung Kuda di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon setelah terjadi bencana longsor yang menewaskan belasan pekerja.







