Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Haji

Tukang Peyek dari Bekasi Naik Haji: Perjalanan Iman dan Jerih Payah

Views
×

Tukang Peyek dari Bekasi Naik Haji: Perjalanan Iman dan Jerih Payah

Sebarkan artikel ini
Tukang Peyek dari Bekasi Naik Haji: Perjalanan Iman dan Jerih Payah

Koma.id | Jakarta – Di antara ratusan calon jamaah haji yang berkumpul di Kantor Kementerian Agama Jakarta Timur siang ini, ada satu sosok yang mencuri perhatian. Dengan mata berbinar dan senyum penuh syukur, Tarilah, seorang pedagang peyek asal Bekasi, akhirnya mewujudkan impian besarnya untuk menunaikan ibadah haji.

Bersama 226 jamaah dalam kloter JKS-53 dan JKG-58, Tarilah berangkat dengan penuh haru dan kebahagiaan. Acara pelepasan berlangsung di Kantor Kementerian Agama Jakarta Timur, dipenuhi doa dan harapan dari keluarga serta para tokoh agama yang hadir. Mengenakan seragam batik khas jamaah haji Indonesia dan tas kecil berisi perlengkapan ibadah, Tarilah tampak tak bisa menyembunyikan emosinya.

Silakan gulirkan ke bawah

“Saya tidak pernah menyangka usaha jualan termasuk peyek ini yang akhirnya membawa saya ke Mekkah. Setiap lembar peyek yang saya goreng adalah bagian dari doa dan kerja keras,” ujarnya sambil menyeka air mata.

Tarilah telah berdagang selama puluhan tahun, menjajakan dagangannya termasuk peyek dari rumahnya yang berada di gang kecil. Selain peyek ibu yang telah memiliki 3 cucu tersebut berjualan pula galon air mineral, galon hasilnya ditabung sedikit demi sedikit hingga akhirnya bisa mewujudkan impian berhaji.

Tarilah asal Purwokerto ini resmi mendaftarkan diri untuk dapat berangkat ke tanah suci melalui KBIH Syairullah di tahun 2013.

“Alhamdulillah, tahun ini bisa berangkat. Ini semua dari usaha kecil yang saya, suami dan anak jalani dengan sabar,”* tuturnya penuh syukur.

Rombongan Haji KBIH Syairullah
Rombongan Haji KBIH Syairullah

Tak sendiri, Tarilah diantar oleh suami, anak, menantu, serta sanak saudara yang turut memberikan doa dan dukungan.

Perjalanan spiritual Tarilah menjadi bukti bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan ke Mekkah, tetapi juga hasil dari ketekunan dan kerja keras. Ia membuktikan bahwa siapa pun, dari latar belakang apa pun, bisa mencapai mimpi berhaji dengan niat, usaha, dan keyakinan.

 

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.