Koma.id– Tanggal 21 Mei 2025 menandai 27 tahun perjalanan reformasi Indonesia. Sebuah momentum bersejarah yang diperingati sebagai Hari Reformasi Nasional, mengingat momen penting pada 1998 yang mengguncang negeri ini saat Presiden Soeharto resmi mengundurkan diri setelah 32 tahun berkuasa di bawah rezim Orde Baru.
Gelombang reformasi kala itu dipicu oleh krisis ekonomi berkepanjangan, praktik korupsi yang merajalela, dan kuatnya desakan rakyat, khususnya mahasiswa, untuk mengakhiri pemerintahan otoriter. Salah satu tragedi paling memilukan dalam sejarah itu adalah peristiwa 12-13 Mei 1998 di Universitas Trisakti, yang menewaskan empat mahasiswa dalam aksi damai menuntut perubahan.
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Diperiksa 7 Jam Terkait Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel
Kini, setelah lebih dari dua dekade berlalu, semangat reformasi kembali digaungkan. Kelompok mahasiswa Universitas Trisakti yang dipimpin oleh Ketua Presiden Mahasiswa (Kapresma) Faiz Nabawi menyatakan akan turun ke jalan pada peringatan 21 Mei 2025. Mereka menuntut pemerintah untuk serius menuntaskan penyelidikan terhadap tragedi nasional yang masih menyisakan luka dan tanda tanya besar di tengah publik.







