Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahRagam

Jelang Idul Adha, Jasa Salon Kambing di Jombang Makin Diminati

Views
×

Jelang Idul Adha, Jasa Salon Kambing di Jombang Makin Diminati

Sebarkan artikel ini
Jelang Idul Adha, Jasa Salon Kambing di Jombang Makin Diminati

Koma.id | Jombang – Menjelang Hari Raya Idul Adha, jasa salon kambing semakin ramai diminati di Jombang. Salah satu yang kini laris manis adalah milik Muhammad Yasin (35), warga Desa Pojokkulon, Kecamatan Kesamben. Para pemilik dan pedagang kambing silih berganti datang untuk merapikan bulu serta kuku hewan ternak mereka sebelum dijual atau dikurbankan.

Beberapa pedagang membawa kambing jenis gibas berbulu tebal dan kotor ke kandang Yasin. Mereka berharap hewan ternak yang telah ‘di-makeover’ dapat menarik minat pembeli, senin (19/05/25).

Silakan gulirkan ke bawah

Dengan alat cukur yang telah dimodifikasi, Yasin dengan telaten merapikan bulu-bulu kambing yang sudah menggimbal atau terlalu lebat. Ia memastikan setiap ekor kembali terlihat rapi dan sehat.

“Ya begini kalau menjelang Idul Adha, makin banyak pedagang ataupun warga yang datang membersihkan bulu kambingnya,” ujar Yasin.

Tak sekadar merapikan bulu, salon kambing Yasin juga menawarkan layanan potong kuku sebagai tambahan.

“Jadi layanannya ada dua: pertama potong bulu, kedua diberi bonus potong kuku juga,” jelasnya.

Jika di hari biasa Yasin hanya merawat dua hingga lima ekor kambing per hari, mendekati Idul Adha jumlahnya meningkat pesat hingga 20-30 ekor per hari. Kendati demikian, ia tetap mematok harga terjangkau Rp 10 ribu per ekor untuk kedua layanan tersebut.

Pelanggan yang datang pun tak hanya dari sekitar Tembelang dan utara Brantas, tetapi juga dari berbagai wilayah lain di Jombang.

Menariknya, jasa salon kambing ini juga berdampak langsung pada harga jual hewan ternak. Pedagang mengaku, kambing yang bersih dan terawat lebih cepat laku serta dihargai lebih tinggi.

Jasa Salon Kambing di Jombang Makin Diminati
Jasa Salon Kambing di Jombang Makin Diminati

Hal ini diakui Miftahul Ulum (38), pedagang kambing asal Kecamatan Plandaan, yang sudah langganan membawa kambingnya ke salon milik Yasin.

“Saya sengaja membawa ke sini karena bulunya tebal dan kotor. Harus dibersihkan supaya lebih menarik bagi pembeli,” katanya.

Siang itu, Ulum membawa dua ekor kambing untuk dirapikan. Rencananya, beberapa ekor lain akan menyusul dalam beberapa hari ke depan.

Menurutnya, layanan ini sangat membantu. Kambing yang bersih dan rapi terlihat lebih sehat, sehingga lebih menarik bagi calon pembeli.

“Kalau bersih, terlihat sehat, harganya juga lebih bagus. Pembeli pun senang,” tambahnya.

Yasin pun membenarkan bahwa kebanyakan pelanggan datang dengan harapan meningkatkan peluang jual.

“Mereka ingin kambingnya bersih dan lebih mudah laku nantinya,” pungkasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.