Koma.id | Garut – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III Siliwangi, Mayjen TNI Dadang Arif Budiman, meninjau lokasi pemusnahan amunisi kedaluwarsa milik TNI AD di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat kondisi terkini pasca ledakan yang menewaskan 13 orang. Didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut, Pangdam III Siliwangi langsung melihat lokasi kejadian yang menjadi tempat pemusnahan amunisi. Sejumlah kendaraan truk yang digunakan untuk membawa amunisi tampak berada di lokasi.
Dalam keterangannya, Mayjen TNI Dadang Arif Budiman menyatakan bahwa proses investigasi terkait ledakan tersebut masih berlangsung.
Brigadir Rizka Divonis 10 Tahun Penjara

“Masih investigasi, belum selesai,” ujarnya sesaat memasuki kendaraan dilokasi area kejadian.
Dadang menjelaskan bahwa tim investigasi dari TNI AD masih bekerja untuk mencari tahu penyebab ledakan yang menewaskan 13 orang, terdiri atas empat personel TNI dan sembilan warga sipil. “Timnya masih bekerja,” tegasnya.
Ledakan hebat dari pemusnahan amunisi kedaluwarsa milik TNI AD di Pantai Sagara, Cibalong, Kabupaten Garut, Senin (12/05), menewaskan 13 orang. Korban terdiri atas empat personel TNI dan sembilan warga sipil.
Tim evakuasi bergerak cepat menangani korban, sementara lokasi kejadian langsung disterilkan. Sejumlah kendaraan militer dan ambulans dikerahkan untuk membawa korban ke RSUD Pameungpeuk.







