Koma.id– Isu keaslian ijazah Presiden Joko Widodo kembali menjadi sorotan publik setelah seorang alumni Universitas Gadjah Mada (UGM), Rismon Hasiholan Sianipar, mengusulkan agar kampusnya mengabadikan ijazah Presiden ke-7 RI itu secara permanen.
Rismon, yang juga dikenal sebagai anggota Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), menyampaikan usulan tersebut melalui akun media sosial X miliknya.
Ia mencontohkan Universitas Erasmus Rotterdam di Belanda yang mengabadikan ijazah Wakil Presiden pertama RI Mohammad Hatta sebagai bentuk penghormatan terhadap alumni berprestasi. Rismon menilai langkah serupa perlu diambil UGM untuk menutup perdebatan ihwal keabsahan ijazah Jokowi yang terus bergulir.
Namun, sikap berbeda ditunjukkan oleh kader Partai NasDem, Hasyim Muhammad. Ia menyebut polemik tersebut sebagai bentuk irasionalitas politik yang dimainkan oleh kelompok tertentu, khususnya pendukung Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Ia bahkan menyatakan, sekalipun malaikat turun tangan dan menyatakan keaslian ijazah Jokowi, kelompok penuduh tetap tidak akan percaya.







