Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasional

Dituding Cucu PKI dan Hina Guru Tua, Gus Fuad Plered Dikecam Berlapis

Views
×

Dituding Cucu PKI dan Hina Guru Tua, Gus Fuad Plered Dikecam Berlapis

Sebarkan artikel ini
Dituding Cucu PKI dan Hina Guru Tua, Gus Fuad Plered Dikecam Berlapis

Koma.id Kontroversi yang melibatkan Muhammad Fuad Riyadi atau Gus Fuad Plered, pengasuh Pondok Pesantren Roudloh Fatihah di Pleret, Bantul, terus memanas. Video yang beredar luas di media sosial, menyinggung keterkaitan garis keturunan Gus Fuad dengan Partai Komunis Indonesia (PKI), memicu gelombang protes dari berbagai elemen masyarakat.

Aksi penolakan pun bermunculan. Sejumlah warga di kawasan Tambalan Gerjen menggelar aksi protes dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Warga Tambalan Gerjen Menolak Ideologi Komunis” dan “Basmi PKI.. Ganyang PKI”.

Silakan gulirkan ke bawah

Koordinator aksi, Ustadz Umar Said, menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah bentuk tanggung jawab moral untuk meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban atas pernyataan Gus Fuad yang dianggap meresahkan.

Sementara itu, flayer ajakan aksi bertajuk “194 Jaga Kebhinnekaan” juga beredar. Dalam flayer tersebut tercantum seruan mendesak aparat menangkap dan memenjarakan Fuad Plered. Aksi tersebut direncanakan berlangsung pada Sabtu, 19 April 2025, pukul 12.30 WIB di depan Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Disisi lain, Pengurus Besar (PB) Alkhairaat secara resmi menolak ajakan tabayyun dari Gus Fuad menyusul pernyataannya yang dianggap menghina pendiri Alkhairaat, Habib Sayid Idrus Bin Salim Aljufri atau Guru Tua.

Panglima Garda Alkhairaat (GAL), Husen Habibu, mengatakan pihak yang memulai konflik bukan dari Alkhairaat. Jika benar ada niat untuk berdamai, pihak Fuad Riyadi yang seharusnya datang langsung ke Palu, bukan sebaliknya.

 

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.