Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Kata Andi Arief Soal Isu Ijazah Palsu Jokowi

Views
×

Kata Andi Arief Soal Isu Ijazah Palsu Jokowi

Sebarkan artikel ini
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief berjalan meninggalkan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Senin (10/5/2022). Andi Arief diperiksa sebagai saksi kasus korupsi pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur tahun 2021-2022 yang menjerat Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Masud sebagai tersangka. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief berjalan meninggalkan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Senin (10/5/2022). Andi Arief diperiksa sebagai saksi kasus korupsi pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur tahun 2021-2022 yang menjerat Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Masud sebagai tersangka. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa.

Koma.id – Politisi Partai Demokrat, Andi Arief, ikut bersuara terkait isu ijazah palsu mantan presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi).

Andi Arief mengatakan ada tiga indikasi seorang lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM). Mengingat Jokowi disebut lulus di kampus tersebut.

Silakan gulirkan ke bawah

“Lulus dari UGM itu sederhana, apabila memenuhi salah satu dari 3 hal ini,” kata Andi Arief dikutip dari unggahannya di X, Senin (14/4/2025).

Ia lalu memaparkan hal dimaksud. Mulai dari ijazah hingga arsip skripsi.

“Pertama, ada ijazah. Kedua, ada dokumentasi wisuda. Ketiga, ada bukti skripsi di perpustakaan masing-masing fakultas,” ujarnya.

Ketika satu dari tiga hal itu ada, maka menurutnya sudah bisa dikatakan lulus. Hal tersebut, kata Andi Arief ia dasarkan dari pengalamannya.

“Jika ada salah satu bukti, maka lulus. Itulah pengalaman saya dan kawan-kawan alumni UGM,” ucap Andi Arief.

Diketahui, pihak Jokowi menyiapkan langkah hukum. Terkait isu tudingan ijazah palsu yang makin ramai dibincangkan.

“Kita kan ingin menunjukkan bahwa betul-betul saya ini kuliah di Fakultas Kehutanan, betul-betul ijazah dikeluarkan oleh Universitas Gadjah Mada,” kata Jokowi kepada jurnalis di kediamannya di Solo, Jumat (12/4/2025).

Ia mengatakan, pihak terkait sebelumnya telah memberi klarifikasi. Seperti pihak universitas dan fakultas.

“Sudah disampaikan oleh rektor, dekan, tidak hanya sekali sudah dibuka seperti itu. Kalau masih urusan huruf lah, sampai urusan angka, kalau itu udah,” ujarnya.

Karenanya, ia menegaskan. Mestinya, pihak yang menuding ijazahnya palsu yang membuktikan tudingan tersebut.

“Yang paling penting siapa yang mendalilkan itu yang harus membuktikan, siapa yang menuduh dia yang harus membuktikan. Ini masih dalam kajian oleh pengacara,” pungkasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.