Koma.id | Tangerang – Hingga Minggu malam, Bandara Soekarno-Hatta masih dipadati ribuan pemudik yang menggunakan moda transportasi udara. Pengelola bandara mencatat jumlah penumpang mencapai 182 ribu, meningkat 15 persen dibandingkan hari biasa.
Padatnya jadwal penerbangan ditambah dengan faktor cuaca buruk menyebabkan sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan. Tercatat, durasi keterlambatan berkisar antara 30 menit hingga 200 menit. Sebanyak 14 penerbangan terdampak akibat situasi ini, menjadikan puncak arus balik Lebaran kali ini penuh tantangan.
Sejumlah penumpang yang baru tiba di Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta mengeluhkan keterlambatan. Salah satunya adalah Aini, seorang penumpang dari Bangka Belitung, yang seharusnya berangkat pukul 15:00 WIB namun baru terbang pukul 17:35 WIB. Ia dan keluarganya baru tiba di Jakarta setelah menikmati libur Lebaran selama 10 hari di Bangka.
“Kami sengaja kembali hari ini agar masih punya waktu istirahat sebelum kembali bekerja Selasa nanti,” ujar Aini.
Sementara itu, pengelola bandara juga mencatat jumlah pergerakan pesawat mencapai 1.123 penerbangan pada hari yang sama. Dengan angka tersebut, hari ini menjadi puncak arus balik Lebaran tahun ini. Meski demikian, buruknya cuaca turut menambah beban operasional, menyebabkan penumpukan penumpang di terminal.
Hingga Minggu malam, Terminal 1A tetap dipadati ribuan pemudik yang tiba terlambat. Kebanyakan dari mereka baru tiba di malam hari meskipun seharusnya sudah tiba sejak sore. Penumpang yang terdampak di antaranya berasal dari Manado, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, dan Denpasar.







