Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahRagam

Lautan Menuju Sabang, Antrean Panjang di Pelabuhan Ulee Lheu

Views
×

Lautan Menuju Sabang, Antrean Panjang di Pelabuhan Ulee Lheu

Sebarkan artikel ini
Lautan Menuju Sabang, Antrean Panjang di Pelabuhan Ulee Lheu

Koma.id | Banda Aceh – Libur Lebaran kali ini membawa ribuan wisatawan memadati Pelabuhan Ulee Lheu, Banda Aceh. Antrean panjang kendaraan roda dua dan empat terlihat mengular di kompleks parkir pelabuhan sejak dini hari. Wisatawan dari berbagai daerah rela menunggu, demi menikmati keindahan Pulau Sabang, pulau paling barat Indonesia.

Sabtu pagi di Ulee Lheu, suasana sudah riuh sejak subuh. Kendaraan memenuhi parkiran luar dan dalam pelabuhan, dengan mayoritas kendaraan berasal dari luar Aceh. Para pengunjung berharap dapat segera menyeberang untuk menghabiskan libur panjang di Sabang, meski sebagian harus bersabar karena belum mendapatkan tiket pelayaran.

Silakan gulirkan ke bawah

Marhalim, salah satu wisatawan, mengaku sudah tiba di pelabuhan sejak pukul 10 malam. Ia mengatakan, “Kami sudah dari jam 10 malam, ini mau beli tiketnya, mau ke Sabang nemui keluarga.”

Sementara itu, Ari, pengunjung lainnya, menyebut kepadatan ini sudah terasa sejak pagi. “Rencana mau ke Sabang, namun sudah macet dari jam setengah delapan pagi. Katanya petugas, ini akan terus padat sampai malam,” ujarnya.

Menghadapi lonjakan ini, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh mengambil langkah antisipasi dengan menambah jadwal pelayaran menjadi lima trip per hari selama libur Lebaran 2025.

General Manager ASDP Banda Aceh, Rudy B Hanafiah, mengatakan bahwa peningkatan trip telah berlaku sejak 1 April atau H+2 Lebaran.

“Jumlah trip kapal roro ditingkatkan menjadi lima per hari untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, yang kami proyeksikan mencapai 1.500 orang per hari, jauh meningkat dari kondisi normal sekitar 600 penumpang per hari,” jelas Rudy.

Selama periode Lebaran, kapal yang dioperasikan adalah KMP Aceh Hebat 2 dan KMP BRR. Jadwal pelayaran mencakup lima waktu keberangkatan: pukul 08.00, 11.00, 14.00, 17.00, dan 20.00 WIB. Tak hanya itu, pelabuhan juga berbenah, seperti pembenahan sistem parkir untuk kendaraan yang tidak dibawa ke kapal, serta pos checkpoint sebagai langkah antisipasi antrian.

Antrean Panjang di Pelabuhan Ulee Lheu
Antrean Panjang di Pelabuhan Ulee Lheu

Koordinator Pelabuhan Ulee Lheu, M. Rikhwan Siregar, menyampaikan bahwa penerapan sistem pembelian tiket secara online telah menjadi solusi utama mengatasi kepadatan. “Berkaca dari pengalaman Natal dan Tahun Baru sebelumnya, sistem tiket online berhasil mengurangi antrian kendaraan. Penumpang kini cukup datang dua jam sebelum keberangkatan untuk check-in, tanpa perlu mengantre mendapatkan tiket,” terang Rikhwan.

Dengan berbagai upaya tersebut, Pelabuhan Ulee Lheu berharap dapat memberikan kenyamanan perjalanan bagi wisatawan. Wisatawan tak hanya menikmati keindahan Sabang, tetapi juga perjalanan yang lebih terjadwal dan lancar. Meskipun demikian, pihak pelabuhan tetap memprioritaskan kendaraan pengangkut sembako untuk kebutuhan masyarakat di Sabang, memastikan pasokan tetap aman selama liburan berlangsung.

Perjalanan menuju Sabang menjadi cerita yang penuh perjuangan, dengan warna liburan yang tak terlupakan. Antrean panjang dan kesibukan Pelabuhan Ulee Lheu seolah menjadi bagian dari pengalaman unik menyeberangi lautan, menuju keindahan pulau di ujung barat Indonesia.

 

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.