Koma.id – Warganet mengungkapkan kemarahannya atas kasus korupsi Pertamina yang kini tengah ditangani Kejaksaan Agung.
Diketaui, Kejaksaan Agung mengungkap salah satu modus korupsi yang dilakukan adalah dugaan pencampuran Pertalite yang dijual sebagai Pertamax.
Kejaksaan Agung menyebutkan, dalam pengadaan produk kilang oleh PT Pertamina Patra Niaga, tersangka Riva Siahaan sebagai Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga diduga melakukan pembelian untuk RON 92, padahal yang sebenarnya dibeli adalah RON 90 atau lebih rendah.
Selanjutnya, RON 90 dilakukan blending atau pencampuran di storage atau depo agar menjadi RON 92.
Praktik ini tidak diperbolehkan. Imbasnya, BBM Pertamax yang dijual di masyarakat disebut merupakan Pertalite.
Hal ini membuat masyarakat merasa marah karena selama ini telah dibohongi saat melakukan pembelian Pertamax.
Kemarahan diungkapkan melalui media sosial, termasuk X alias Twitter.
Bahkan, saking banyaknya cuitan tentang hal ini, Pertamax pun menjadi salah satu trending topic di linimasa X, Rabu (26/2/2025).
“Jadi selama ini saya sudah patuh ngisi pake Pertamax, ternyata itu Pertalite?” kata warganet @ism****.
“Bahkan saat berniat baik pakai Pertamax karena merasa tak berhak disubsidi pun, kita tetap ditipu di negara ini,” kata aktivis @Dandhy_Laksono.
Hal ini pun diamini oleh banyak pengguna Twitter lainnya. Ada warganet yang kesal karena nilai kerugian yang dihitung hanya kerugian negara, sementara masyarakat yang selama ini dibohongi dengan Pertamax yang ternyata Pertalite tidak disebut sama sekali.
“Hal yang paling menyedihkan dari kasus Pertamax dioplos adalah, mereka cuman menyebutkan kerugian negara Rp 193,7 T. Mereka sama sekali ga nge-mention kerugian masyarakat yang beli Pertamax selama rentang kecurangan itu dilakukan,” kata netizen @dea****.
Ada juga warganet yang mengeluhkan tabahnya rakyat Indonesia yang selalu dicurangi setiap hari.
“Betapa tabahnya menjadi rakyat Indonesia yang dicurangi, dibohongi, dan ditipu setiap hari,” tulis @ede****.
“Yang rugi ini kami pengguna Pertamax. Sudah sengaja bantu negara dengan tidak gunakan pertalite sekalian biar mesin bersih, gak tahunya kita ditipu,” tulis netizen lainnya @Fr***.
Keluh kesah lainnya juga dialamatkan atas kasus ini.
“Kalau naik motor ya belinya Pertamax. Salah satu alasannya berharap subsidi kepakai buat orang yang lebih membutuhkan. Jebul dikorupsi, pengen misuh,” kata @yun****.
Ada pula warganet yang menyebut apa yang dilakukan Pertamina sebagai hal kejam.
“Saya ojol dan setiap isi bahan bakar saya selalu isi Pertamax. Pikir saya agar motor lebih awet karena memakai bahan bakar yang sesuai RON. Kalau hal ini kejadian di seluruh pom Pertamina, sungguh kejam tindakan yang bersangkutan karena mendzalimi banyak orang,” kata netizen @ster****.












