Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaKeamananNasional

Buntut Kasus Penembakan 5 WNI di Malaysia, DPR Desak Bentuk Satgas Anti Perdagangan Orang

Views
×

Buntut Kasus Penembakan 5 WNI di Malaysia, DPR Desak Bentuk Satgas Anti Perdagangan Orang

Sebarkan artikel ini
Buntut Kasus Penembakan 5 WNI di Malaysia, DPR Desak Bentuk Satgas Anti Perdagangan Orang
Rapat paripurna DPR RI ke-10 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025. (Foto/Istimewa)

Koma.id Insiden penembakan terhadap lima warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia menuai reaksi keras dari berbagai pihak. Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Umbu Kabunang, mendesak pemerintah untuk segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mafia Perdagangan Orang guna menangani kasus serupa yang terus berulang.

Umbu menyoroti maraknya kekerasan yang dialami pekerja migran Indonesia di luar negeri. Dalam dua dekade terakhir, puluhan WNI dilaporkan tewas akibat aksi kekerasan, termasuk pembunuhan yang diduga dilakukan oleh aparat negara tempat mereka bekerja. Ia menilai, tanpa langkah konkret, kasus serupa akan terus terjadi dan mengancam keselamatan para pekerja migran Indonesia.

Silakan gulirkan ke bawah

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto meminta agar kasus penembakan ini diinvestigasi secara menyeluruh. Ia juga mengingatkan agar pekerja migran Indonesia tidak terlibat dalam aktivitas ilegal yang dapat membahayakan diri mereka sendiri. Menurutnya, negara lain akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang mencoba melakukan penyelundupan atau pelanggaran hukum di wilayahnya.

Di sisi lain, Komisioner Komnas HAM, Anis Hidayah, menilai insiden ini sebagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Ia menegaskan bahwa hak atas hidup merupakan hak fundamental yang tidak boleh dikurangi dalam kondisi apa pun. Oleh karena itu, negara wajib menjamin keselamatan WNI, terutama mereka yang bekerja di luar negeri.

 

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.