Koma.id, Jakarta – Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid menilai, kritik mantan Sekretaris BUMN Said Didu terkait Proyek Strategis Nasional Pantai Indah Kapuk 2 (PSN PIK 2) dan PSN Rempang disemangati sel-sel kelompok khilafah, yang ingin mendegradasi bangsa dan negara.
Oleh karena itu, Syakur meminta TNI, Polri, dan BIN melakukan pengawasan melekat dan mengaudit pendanaan pergerakan Said Didu cs.
Menurutnya, propaganda Said Didu tersebut bisa membuat investor tidak percaya, khususnya dari luar negeri.
Hal senada juga disampaikan Pengamat Politik dari Indonesia Development Monitoring (IDM) Dedi Rohman. Dedi menilai, aparat penegak hukum harus mulai melakukan investigasi terhadap pergerakan Said Didu.













