Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasionalPolitik

Desakan Kapolri Mundur Terlalu Politis dan Tidak Tepat

Views
×

Desakan Kapolri Mundur Terlalu Politis dan Tidak Tepat

Sebarkan artikel ini
Edi Hasibuan
Direktur Eksekutif Lemkapi - Edi Hasibuan

Koma.id Desakan sejumlah aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) dan Amnesti Internasional Indonesia agar Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo segera diganti menuai polemik di berbagai kalangan. Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi), Edi Hasibuan, dengan tegas menyatakan bahwa wacana tersebut tidak relevan, bahkan terkesan politis.

Menurut Edi, pergantian pucuk pimpinan Polri saat ini bukanlah langkah bijak, mengingat tahapan Pilkada 2024 yang belum tuntas serta tingginya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Silakan gulirkan ke bawah

Sementara Sekretaris Jenderal Front Pemuda Islam Indonesia (FPII), Natsir Al-Walid, memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Jenderal Sigit. Selama tiga tahun terakhir, Kapolri dinilai berhasil membawa institusi kepolisian lebih progresif dan transparan.

Salah satu terobosan monumental yang diapresiasi oleh Natsir adalah pembentukan Satuan Tugas Anti Korupsi. Inisiatif ini, menurutnya, membuktikan komitmen Jenderal Sigit dalam menciptakan institusi Polri yang bersih dan akuntabel.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.