Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Soal Telegram Kapolri, IPW : Itu untuk Jaga Kondusifitas Pemilu

Views
×

Soal Telegram Kapolri, IPW : Itu untuk Jaga Kondusifitas Pemilu

Sebarkan artikel ini
IPW - Sugeng Teguh Santoso
Sugeng Teguh Santoso, Ketua Indonesia Police Watch (IPW) (dok. Istimewa)

Koma.id – Indonesia Police Watch (IPW) mendorong Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto untuk menunda sementara proses hukum terhadap caleg Perindo, Aiman Witjaksono. Hal ini merujuk pada Telegram Kapolri ST/116O/V/RES.1.24.2023 tentang Penundaan Proses Hukum terkait pengungkapan tindak pidana yang melibatkan peserta Pemilu 2024.

“Telegram Kapolri ini disebutkan untuk menjaga kondusivitas kegiatan Pemilu,” kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso, dalam keterangannya, Minggu (3/12).

Silakan gulirkan ke bawah

Telegram Kapolri ini telah diberlakukan oleh Polda Jawa Tengah pada kasus pemukulan eks Ketua Partai Gerindra Kota Semarang kepada kader PDIP. Teguh menyebut, terbitnya telegram itu adalah bentuk sikap terbuka Polri atas berbagai masukan.

“Selama kepemimpinan Polri oleh Jenderal Listyo Sigit Prabowo ditegaskan bahwa Polri menerima kritikan dengan baik,” imbuhnya.

Menurut Sugeng, selama ini, Polri dipersepsikan masyarakat sebagai institusi yang sangat terbuka dengan masukan dan kritik masyarakat. “IPW melihat tanggung jawab Polri dalam mengawal lancarnya Pemilu 2024 ini sangat besar dan penting,” imbuhnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.