KOMA.ID – Tidak kurang dari 3.699 Kartu Indonesia Pintar (KIP) ditemukan di lapak pengepul barang rongsokan, Jalan Sudirman, Desa Narimbang Mulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Kamis (6/4).
Penemuan kartu yang menjadi andalan pemerintah dalam program pendidikan tersebut berawal saat polisi melakukan patroli.
Hal ini diungkapkan anggota Satuan Sabhara Polres Lebak Aipda Sulistiyono.
“Sebagian KIP sudah dibawa ke Polres Lebak sebagai sampel,” kata Sulistiyono.
Dijual oleh Dua Orang
Sementara itu, Kapolres Lebak, AKBP Wiwin Setiawan mengatakan ribuan KIP tersebut tertanggal tahun 2019. Informasi yang didapat, kartu-kartu itu dijual oleh dua orang kepada pengepul.
“Ditemukan ribuan kartu PIP Tahun 2019 yang telah dijual oleh dua orang yang tidak dikenal kepada lapak rongsok tersebut,” bebernya.
Petugas langsung melakukan pengamanan pada barang temuan tersebut dan memeriksa pemilik lapak rongsok.
“Dan didapat keterangan ia membeli barang tersebut dari dua orang yang tidak ia kenal seharga Rp800.000 dengan rincian barang tersebut dibeli per kilogramnya seharga Rp2.000, dan total timbangan ada 400 Kg,” ujar Kapolres.
Identitas Pelaku Diselidiki
Kapolres mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait temuan tersebut, dan terkait pelaku penjualan masih dalam penyelidikan.
“Masih dilakukan pendalaman, namun demikian untuk sementara terduga pelaku menjual barang berupa dokumen dan kartu PIP tahun 2019 dan 2020 ke lapak rongsok, masih dalam tahap penyelidikan (identitas pelaku),” ujarnya.
Dalam hal tersebut, kepolisian telah mengamankan 699 buah dokumen dan kartu PIP untuk SMKN dan SMKS di wilayah kabupaten Lebak
“Dan lebih dari 3.000 buah dokumen dan kartu PIP untuk SMK, SMA, dan MtS di wilayah Kabupaten Pandeglang yang terdapat dalam 18 dus dan 2 karung,” bebernya.
Ribuan KIP Diduga Didistribusikan di Lebak dan Pandeglang
Wiwin menjelaskan, KIP yang ditemukan diduga untuk pendistribusian di Kabupaten Lebak dan Pandeglang.
Di mana terdapat 699 dokumen Program Indonesia Pintar (PIP) untuk SMK negeri dan SMK swasta di Lebak, sedangkan 3.000 dokumen SMK, SMA, dan MTs di Kabupaten Pandeglang.
Penemuan ribuan KIP itu, paparnya, diterbitkan tahun 2019 dan 2020 untuk wilayah Lebak dan Pandeglang yang tersimpan di dalam 18 kardus dan 2 karung yang ditemukan di lapak rongsokan.












