Koma.id – Anies Baswedan berencana mendatangi Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Senin (30/1/2023). Bakal Calon Presiden (Bacapres) dari partai Nasdem ini akan melakukan beberapa kegiatan di Pulau Seribu Masjid itu. Antara lain bersilaturahmi dengan para kader dan relawan Anies Baswedan di Lombok.
Sayangnya, sebelum kedatangannya justru muncul spanduk provokatif yang diduga bermaksud menolak kedatangan Anies Baswedan. Spanduk tersebut terpasang di sekitaran bundaran Giri Menang Square (GMS), Lombok Barat, Minggu (29/1/2023).
Baliho tersebut bertuliskan “Syarat Capres, Cinta Kebhinekan Tolak Capres Intoleran”.
Jurnalis Republika Ditangkap Tentara Israel
Mengenai spanduk ini, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem NTB, Wahidjan mengatakan pihaknya tengah menyelidiki lokasi spanduk yang terpasang. Namun, baginya hal ini merupakan hal biasa.
“Bagi kami, biasa-biasa saja tidak ada soal. Kita tidak ambil pusing,” kata Wahidjan saat dihubungi Minggu sore, (29/1/2023).
Ia menilai bahwa menerima atau menolak hal yang wajar dalam dunia demokrasi. Sehingga pihak tidak terlalu mempermasalahkan. Apalagi, kedatangan mantan Gubernur DKI Jakarta itu semata-mata Anies Baswedan untuk silaturahmi dengan masyarakat NTB.
Ia berkomitmen tetap pada garis koordinasi dan prinsip serta terus mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut kedatangan Anies Baswedan.
“Sudah 99 persen persiapan untuk menyambut kedatangan Anies, tadi sore kita gladi resik sudah kita rapat via zoom dengan panitia yang ada di Sumbawa dan Bima,” katanya.












