Koma.id – Pusat Advokasi Studi Konstitusi dan Demokrasi (PASKODE) mendorong Kapolri untuk memperkuat Sinergitas dan Fungsi Pengawasan, dalam kegiatan webinar dengan tema “Dari 2022, Melihat Terang Kinerja Polri 2023” Selasa (02/01/2023).
Kegiatan ini dihadiri oleh narasumber dari Kompolnas bapak Yusuf Warsym, Bapak Sunanto Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, dan Bapak Dr. Edy Saputra Hasibuan Direktur LEMKAPI dan juga Dosen Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta.
Direktur PASKODE, Harmoko mengatakan bahwa kita tahu secara bersama bahwa tahun 2022 kemarin banyak cobaan yang menimpa Polri. Yakni mulai dari kasus Ferdy Sambo dkk, Kanjuruhan dan Teddy Minahasa.
“Dalam release akhir tahun Kapolri meminta maaf, melalui kebijakan Transformasi menuju Polri yang Presisi, Polri sempat mendapatkan penilaian kepercayaan publik yang baik berdasarkan hasil berbagai lembaga survei dengan angka tertinggi sebesar 80,2 pada November 2021 kemarin.” ujar Harmoko.
Namun pasca kasus Ferdy Sambo, kepercayaan publik turun drastis. Kemudian Polri melakukan berbagai upaya dan program Quick Wins yang dirasa bersentuhan langsung oleh masyarakat untuk menunjukan bahwa Kapolri dapat dipercaya, sehingga kepercayaan publik akhir tahun 2022 meningkat di angka 62,4 %.
“Oleh karena itu untuk melihat kinerja Polri 2023 ini supaya lebih terang harus didukung oleh semua pihak. Kedua, fungsi pengawasan baik yang dilakukan oleh masyarakat. Kompolnas dan pengawasan internal harus dimaksimalkan untuk mendukung kinerja Kapolri yang lebih baik kedepannya.” tutupnya.













