Koma.id – Akibat gelombang tinggi dan angin kencang melanda pantai utara (pantura) Indramayu tepatnya di tengah laut Jawa mengakibatkan ratusan nelayan Pantura Dadap Kecamatan Juntinyuat di Kabupaten Indramayu Jawa Barat selasa pagi terpaksa berhenti melaut, cuaca buruk yang melanda laut Jawa sudah terjadi sejak sepekan terakhir sehingga berdampak minimnya pasukan ikan disejumlah Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Selasa (27/12/2022)
Bahkan meski ketinggian ombak setinggi 1½ meter disertai angin kencang selama ini tak sedikit nelayan nekat memberanikan diri untuk berlayar, namun kali ini berbeda para nelayan Pantura terpaksa bersandar dengan kondisi cuaca di tengah laut saat ini yang sangat membahayakan bagi nelayan, terlebih kapal para nelayan ukuran perahu kecil.

Nelayan Pantura Indramayu tersebut hanya bisa pasrah dengan keadan cuaca buruk, para nelayan selama tidak melaut hanya bisa memperbaiki dan merawat mesin perahu dan jaring mereka yang sudah rusak.
“Gelombangnya tinggi mas juga angin kencang, bahaya kalau dipaksakan melaut. Hasil gak seberapa tapi nyawa sebagai taruhannya,” ujar Anto.
Cuaca buruk angin kencang dan gelombang tinggi ini diperkirakan baru akan mulai redah memasuki bulan Januari 2023 nanti.
Ratusan nelayan Pantura Dadap ini akan kembali berlayar di tengah laut jika kondisi cuaca berangsur normal.












