Koma.id– Dalam hitungan satu hari, lonjakan kasus COVID-19 subvarian Omicron XBB dan XBC cukup tinggi sampai dua kali lipat, yaitu 3000 kasus dengan angka kematian mencapai 32 orang. Subvarian Omicron anyar yang banyak serang masyarakat usia produktif itu, juga berisiko tinggi bila menyerang lansia.
Demikian kata Dokter Erlina Burhan selaku Ketua Satuan Tugas COVID-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PBIDI).
โKalau dua minggu yang lalu ya stabil sekali angka COVID-19 kita, 2000-an ya, tapi minggu lalu mulai naik ke 3000 dan yang kita cukup terkejut adalah bahwa dari tanggal 31 Oktober ke 1 November 2022 itu lonjakannya cukup lumayan, hampir dua kali lipatnya,โ kata Erlina Burhan, di Jakarta, Kamis (3/11/2022).
Menurutnya, subvarian Omicron XBB dan XBC ini lebih mudah menyerang orang yang belum pernah terjangkit COVID-19.
โJadi virus ini juga lebih rentan menyerang yang naif ya, yang belum pernah kena COVID-19, dan banyak menyerang kelompok usia muda, usia 20 sampai 30-an, tapi lebih berisiko jika menyerang lansia ini ya, hati-hati,โ tutupnya.








