Koma.id – Pegiat media sosial yang juga aktivis siber, Habib Husin Shihab menilai dokrinasi radikal di dunia maya adalah sangat nyata.
Salah satu buktinya nyata yakni, adanya aksi radikalisme yang melibatkan Siti Elina.
Perempuan asal Koja Jakarta Utara ini nekat menerobos ke Istana dengan dengan membawa senjata api jenis FN.
Tak hanya itu, perempuan yang terindikasi jaringan ormas terlarang ini juga menodongkan senjata tersebut ke arah paspamres yang sedang bertugas.
“Doktrinasi radikalisme via medsos itu nyata, Siti Elina ini salah satu korban doktrinasi tersebut,” kata Husin Shihab sebagaimana dikutip Koma.id, Kamis (27/10/2022).
Husin Shihab mendesak agar negara terus mewaspadai dan berkerja keras membendung gerakan-gerakan radikalisme anti Pancasila.
“Negara mesti kerja keras membendung paham ini selain aktifnya pegiat sosial yg kontra dengan mereka, peraturannya pun mesti diperketat,” kata Husin.
“Ini dampaknya bukan skr tapi nanti,” tambahnya lagi.
Sebelumnya, Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar mengatakan Siti Elina mengaku mendapat wangsit sebelum menerobos Istana dengan membawa pistol.
Mimpi ataupun wangsit itulah yang kemudian mendorong Siti untuk nekat mencoba masuk ke dalam Istana Negara.
“Keterangan yang bersangkutan seperti mendapat mimpi-mimpi atau wangsit, jadi yang bersangkutan mimpi masuk surga, masuk neraka,” katanya, dikutip Kamis (27/10/2022).
“Sehingga sampai kepada kesimpulan dia harus menegakkan ajaran yang benar,” ujarnya.
Kendati demikian, kata Aswin, pihaknya masih mendalami lebih lanjut ihwal motif Siti nekat melakukan aksinya tersebut.
“Tapi kita akan dalami motif yang bersangkutan sehingga memang kita belum bisa pastikan motif nyata yang bersangkutan datang ke istana dengan membawa senjata,” tandasnya.
Doktrinasi radikalisme via medsos itu nyata, Siti Elina ini salah satu korban doktrinasi tersebut. Negara mesti kerja keras membendung paham ini selain aktifnya pegiat sosial yg kontra dengan mereka, peraturannya pun mesti diperketat. Ini dampaknya bukan skr tapi nanti. https://t.co/2IGgQhA8Y5
— Husin Shahab, S.H. (@HusinShihab) October 26, 2022







