Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasionalPolitik

Survei Voxpol 63,1% Rakyat Masih Percaya Prabowo-Gibran

×

Survei Voxpol 63,1% Rakyat Masih Percaya Prabowo-Gibran

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Wapres Gibran

Koma.id– Voxpol Center Research and Consulting merilis hasil survei terbaru mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hasilnya, sebanyak 63,1 persen responden menyatakan percaya terhadap kepemimpinan Prabowo-Gibran.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menyampaikan hasil tersebut dalam pemaparan survei melalui kanal YouTube Voxpol Center, Kamis (22/10/2026).

Silakan gulirkan ke bawah

“Secara data ini menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan responden terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran tergolong kuat mencapai 63,1 persen, sementara 35,7 persen menyatakan kurang atau tidak percaya,” kata Pangi.

Ia menjelaskan, angka kepercayaan sebesar 63,1 persen merupakan gabungan responden yang menyatakan sangat percaya dan percaya terhadap pemerintahan saat ini. Rinciannya, sebanyak 6,7 persen responden menyatakan sangat percaya, sedangkan 56,4 persen menyatakan percaya.

Sementara itu, sebanyak 29,3 persen responden mengaku kurang percaya dan 6,4 persen menyatakan sangat tidak percaya. Adapun 1,2 persen responden memilih tidak tahu atau tidak menjawab.

Survei tersebut dilaksanakan pada 3-12 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling melalui wawancara tatap muka.

Voxpol Center menyebut survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sekitar 2,83 persen.

Hasil survei ini memperlihatkan bahwa mayoritas responden yang disurvei menyatakan percaya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Meski demikian, angka 35,7 persen responden yang kurang atau sangat tidak percaya juga menjadi bagian penting dari gambaran persepsi publik terhadap pemerintahan saat ini.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.