Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Politik

Prabowo Duduk Diapit Jokowi-Gibran, PAN Bilang Begini

×

Prabowo Duduk Diapit Jokowi-Gibran, PAN Bilang Begini

Sebarkan artikel ini
Prabowo Gibran Jokowi Di Upacara Hut Ke 81 Ri 1786940792447 169

Koma.id Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menanggapi posisi duduk Prabowo yang berada diapit Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka saat upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Viva mengatakan hal itu adalah biasa.

“Menurut PAN, tempat duduk Presiden Prabowo dan Pak Jokowi adalah hal yang biasa saja, sesuai dengan aturan protokoler kepresidenan dalam acara kenegaraan,” kata Viva Yoga kepada wartawan, Rabu (19/8/2026).

Silakan gulirkan ke bawah

Namun, menurutnya momen tersebut bisa mematahkan spekulasi bahwa mereka memiliki hubungan yang renggang. Viva menilai momen itu justru memperlihatkan kegembiraan politik.

“Kehadiran Pak Jokowi yang duduk berdampingan dengan Presiden Prabowo dalam suasana penuh kegembiraan telah melenyapkan spekulasi politik yang menafsirkan adanya keretakan hubungan,” ujarnya.

Viva menilai kebersamaan para pemimpin dalam momentum peringatan kemerdekaan merupakan contoh politik yang sehat. Menurutnya, perbedaan politik tidak seharusnya menghilangkan persahabatan antarpemimpin.

Dia mengatakan masyarakat tentu akan senang apabila para pemimpinnya kompak, menjaga persahabatan, dan tetap saling bertegur sapa. Para pemimpin, lanjutnya, juga harus memberikan teladan kepada masyarakat.

“Rakyat pasti senang jika para pemimpinnya kompak, menjaga persahabatan, dan saling bertegur-sapa. Pemimpin mesti memberikan suri keteladanan bagi masyarakat,” katanya.

Viva menegaskan perbedaan warna dan aliran politik merupakan sesuatu yang tidak terhindarkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh sampai merusak persatuan nasional.

“Keperbedaan warna politik dan aliran pemikiran politik bagi masyarakat Indonesia adalah suatu keniscayaan, taken for granted. Tetapi tidak boleh merusak integrasi nasional, kohesivitas sosial, dan cita-cita kemerdekaan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Viva menilai masyarakat tidak membutuhkan elite politik yang terus terlibat dalam pertengkaran. Masyarakat justru membutuhkan pemerintahan yang bekerja, situasi politik yang stabil, demokrasi yang sehat, serta pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan.

“Pada akhirnya, rakyat tidak membutuhkan elite yang terus-menerus bertengkar. Rakyat membutuhkan pemerintah yang bekerja, politik yang stabil, demokrasi yang sehat, ekonomi yang tumbuh, dan kesejahteraan yang meningkat,” ujarnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.