Koma.id | Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan segera membuka rekrutmen bagi sekitar 300 hingga 380 lulusan SMA untuk bergabung di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan tenaga teknis di lapangan yang dinilai mendesak.
“Kita buka di Bea Cukai sekitar 300 lulusan SMA. Karena saya perlu orang yang betul-betul di level teknis di lapangan. Mungkin bulan depan dibuka,” ujar Purbaya di kantor Kemenkeu, Selasa (07/04).
Menurutnya, selama ini kebutuhan sumber daya manusia lebih banyak terserap di bidang administratif, sementara tenaga operasional masih kurang. Kehadiran pegawai baru di level teknis diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan barang di pelabuhan dan bandara, sekaligus meningkatkan pelayanan kepabeanan dan cukai.
Purbaya juga menyoroti proses rekrutmen sebelumnya yang dinilai terlalu lama dan kurang responsif terhadap kebutuhan di lapangan. Karena itu, pemerintah mendorong percepatan seleksi agar kebutuhan tenaga kerja segera terpenuhi.
“CPNS ada di MenpanRB. Anggaran harusnya ada,” tambahnya, menegaskan bahwa dukungan anggaran tidak menjadi kendala.
Kebijakan ini sekaligus membuka peluang baru bagi lulusan SMA untuk masuk ke sektor pemerintahan tanpa harus menunggu jenjang pendidikan lebih tinggi. Pemerintah berharap langkah tersebut dapat memperluas akses kerja bagi masyarakat, memperkuat pengawasan, serta mencegah praktik pelanggaran seperti penyelundupan yang berpotensi merugikan penerimaan negara.









