Koma.id – Pemerintah melalui Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom) membentuk “New Media Forum” sebagai langkah memperluas penyebaran informasi mengenai capaian program Presiden RI Prabowo Subianto melalui platform digital dan media sosial.
Kepala Bakom Muhammad Qodari menjelaskan forum tersebut melibatkan berbagai media berbasis media sosial atau yang disebut sebagai “homeless media”, yakni kanal informasi digital yang tidak memiliki situs maupun aplikasi sendiri dan dikelola secara mandiri.
Menurut Qodari, langkah tersebut diambil karena pola konsumsi informasi masyarakat kini semakin bergeser ke platform digital seperti Instagram, TikTok, dan YouTube.
Roadshow Kebangsaan di Lampung, Ken Setiawan Ungkap Ancaman Paham Ekstrem di Kalangan Anak
“Perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi membuat pemerintah perlu beradaptasi dengan ekosistem media baru,” ujar Qodari dalam keterangannya, Rabu (7/5/2026).
New Media Forum diketahui melibatkan puluhan media digital populer yang memiliki basis audiens besar, di antaranya Folkative, Indozone, hingga Narasi.
Media-media tersebut disebut memiliki jangkauan yang sangat besar dengan total ratusan juta pengikut dan miliaran tayangan setiap bulan di berbagai platform media sosial.
Selain memperluas distribusi informasi pemerintah, Qodari mengatakan kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pemberitaan media digital, terutama dalam aspek verifikasi informasi dan prinsip keberimbangan berita.
Ia menilai media berbasis media sosial memiliki potensi besar dalam membangun komunikasi publik yang cepat dan luas, namun tetap perlu didorong agar menjaga akurasi dan kredibilitas informasi.
“Pemerintah ingin potensi besar media digital ini dimanfaatkan secara optimal, tetapi tetap memperhatikan prinsip-prinsip jurnalistik dan kualitas informasi,” katanya.
Melalui forum tersebut, pemerintah berharap komunikasi publik terkait berbagai program strategis nasional dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya generasi muda yang aktif mengonsumsi informasi melalui media sosial.














