Koma.id– Kekerasan mencuat ke permukaan di mana seorang pelajar sekolah menengah pertama, berinisial FF, di SMPN 2 Cimanggu, Cilacap, Jawa Tengah, menjadi korban serangan brutal dan intimidasi oleh kakak kelas berinisial ML.
Peristiwa tragis ini berakhir dengan cedera serius yang harus diderita oleh FF. Ia mengalami luka di wajah, memar di perut, dan bahu kanannya, sehingga memerlukan perawatan intensif di RSUD Majenang.
Video yang merekam aksi kejam ML dengan cepat menyebar di media sosial, memicu kemarahan masyarakat. Mereka mengutuk perbuatan keji ini dan bahkan berusaha menyerbu rumah pelaku. Namun, petugas dari Polresta Cilacap berhasil mengambil tindakan cepat untuk mengamankan ML setelah menerima laporan dari keluarga korban.
Roadshow Kebangsaan di Lampung, Ken Setiawan Ungkap Ancaman Paham Ekstrem di Kalangan Anak
Sementara itu, pelaku perundungan ini adalah siswa berprestasi di sekolahnya. Prestasinya tidak hanya terbatas pada olahraga, karena ia juga memiliki pencapaian di bidang keagamaan.
Kepala Sekolah SMP 2 Cimanggu, Wuri Handayani, mengungkapkan bahwa ML adalah seorang juara silat yang telah meraih peringkat kedua dalam kejuaraan silat tingkat Kabupaten Cilacap. Selain itu, ia juga pernah mewakili sekolah dalam lomba tilawah tingkat kecamatan.
Dalam lingkungan sekolah, ML dikenal sebagai siswa yang aktif baik di dalam maupun di luar kelas. Ia sering mengikuti kegiatan olahraga bersama setiap Sabtu dan terlibat dalam interaksi yang aktif dengan teman-temannya.
Sementara itu, Polresta Cilacap telah secara resmi menetapkan ML sebagai tersangka dalam kasus perundungan ini setelah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan yang mendalam.








