Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Politik

PDIP Tak Setuju Usulan Hasil Pileg Jadi Tiket Pilpres

×

PDIP Tak Setuju Usulan Hasil Pileg Jadi Tiket Pilpres

Sebarkan artikel ini
Deddy Sitorus Pdip
Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus. (Foto / Istimewa)

Koma.id – Waketum Golkar, Ahmad Doli Kurnia, mengusulkan agar pileg digelar lebih dulu dan hasilnya menjadi tiket pencalonan pilpres. Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menilai alasan pemisahan tersebut kurang tepat.

“Menurut saya itu kurang tepat sebagai alasan pemisahan. Tiket untuk apa, kan sudah tidak ada Presidential Treshold,” kata Deddy kepada wartawan, Kamis (24/9/2026).

Silakan gulirkan ke bawah

Meski begitu, Deddy menilai wacana pemisahan pileg dan pilpres tetap dapat didiskusikan. Menurutnya, ada pertimbangan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai kompleksitas penyelenggaraan pileg dan pilpres secara bersamaan.

“Bahwa pilpres baiknya dipisah dengan pileg, sangat mungkin untuk didiskusikan. Karena sebagaimana yg menjadi pertimbangan MK, menyatukan kedua pemilu pileg dan pilpres itu terlalu kompleks. Hal ini yang dulu dituduh menyebabkan membuat penghitungan suara menjadi sangat panjang dan menyebabkan adanya korban jiwa,” ujarnya.

Anggota Komisi II DPR ini mengatakan, pemisahan pileg dan pilpres juga dapat memudahkan pengawasan dalam pelaksanaan pemilu. Dia merujuk pengalaman Pemilu 2024 yang saat itu digelar secara serentak.

“Memisahkan pileg dengan pilpres juga memudahkan pengawasan pemilu. Pengalaman pemilu 2024 kemarin yang menyatukan keduanya membuka peluang kecurangan dan intervensi kekuasaan dalam mempengaruhi hasil pemilu,” ujar Deddy.

“Kita mengalami bagaimana APH, Penjabat Kepala Daerah, penyelenggara pemilu, anggaran bansos negara hingga kepala desa dimobilisasi untuk pemenangan pemilu tanpa pengawasan yang memadai. Dengan pemisahan pileg dan pilpres maka pengawasan dapat lebih maksimal dilakukan,” imbuh dia.

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo meminta panitia khusus (pansus) revisi UU Pemilu segera dibentuk. Menurutnya, jika pansus telah dibentuk semua isu dapat segera dibahas.

“Sebaiknya Pansus segera dibentuk, agar semua isu bisa dibahas secara komprehensif,” kata Ganjar.

“Sehingga publik akan tahu semua isu, dan tidak parsial,” sambung Ganjar.

Sebelumnya, Ahmad Doli Kurnia mengatakan pemilu legislatif (pileg), pemilu presiden (pilpres), dan pilkada sebaiknya digelar secara terpisah. Doli mengusulkan pileg digelar lebih dulu dan hasilnya menjadi tiket pencalonan pilpres.

Doli mengatakan usulan tersebut telah disampaikan sejak awal pembahasan mengenai keserentakan pemilu. Menurut dia, masing-masing jenis pemilu sebaiknya memiliki waktu pelaksanaan sendiri.

“Mengenai keserentakan pemilu, kami memang sejak awal mengusulkan agar ketiga jenis pemilu yang kita miliki, pileg, pilpres, dan pilkada sebaiknya diselenggarakan terpisah, tidak ada yang disatukan,” kata Doli kepada wartawan, Selasa (22/9).

Doli mengatakan ada sejumlah alasan di balik usulan tersebut. Salah satunya, menurut dia, agar masyarakat bisa lebih fokus menentukan pilihannya pada setiap jenis pemilihan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.