Koma.id – Indonesia mengekspor 1.000 ton beras ke Malaysia sebagai bagian dari momentum menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan ekspor tersebut menjadi kabar baik sekaligus momentum bersejarah bagi Indonesia setelah pemerintah berhasil mencapai swasembada beras nasional.
“Ini adalah kado untuk ulang tahun Indonesia yang ke-81. Kita ekspor beras ke Malaysia sebanyak 1.000 ton,” kata Amran, dikutip Minggu (16/8/2026).
Rapor Dua Tahun Prabowo-Gibran Jadi Sorotan, Habib Syakur Minta Publik Berpijak pada Data
Menurut Amran, ekspor tersebut menunjukkan produksi pangan nasional tidak lagi hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Indonesia kini memiliki kemampuan untuk memasok komoditas pangan ke pasar internasional.
Amran menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa upaya pemerintah meningkatkan produksi beras mulai menunjukkan hasil. Swasembada pangan juga dinilai memberikan ruang bagi Indonesia untuk mengambil peran lebih besar dalam perdagangan pangan global.
Ekspor beras ke Malaysia juga disebut memiliki nilai historis tersendiri karena kedua negara merupakan bangsa serumpun yang memiliki kedekatan secara geografis, historis, dan budaya.
Amran berharap kerja sama perdagangan beras antara Indonesia dan Malaysia dapat terus berkembang. Menurutnya, ekspor tersebut bukan hanya berkaitan dengan aktivitas perdagangan, tetapi juga menunjukkan peningkatan kapasitas produksi pangan nasional.
Ia menambahkan pemerintah akan terus menjaga produksi beras nasional agar kebutuhan dalam negeri tetap menjadi prioritas, sekaligus membuka peluang ekspor ketika ketersediaan pangan mencukupi.
Keberhasilan mengekspor beras juga menjadi bagian dari target pemerintah untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan. Pemerintah sebelumnya mendorong peningkatan produksi melalui berbagai kebijakan, termasuk optimalisasi lahan, peningkatan produktivitas pertanian, serta dukungan terhadap petani.
Dengan ekspor 1.000 ton beras tersebut, pemerintah berharap Indonesia semakin menunjukkan kemampuan untuk menjadi negara yang tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya, tetapi juga berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan negara lain.








