Koma.id– Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Abdul Kadir Karding mengapresiasi kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam upaya pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Pernyataan itu disampaikan Karding menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang akan jatuh pada 1 Juli 2025.
Menurut Karding, Polri selama ini telah menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan perlindungan kepada pekerja migran Indonesia (PMI), terutama dalam penindakan berbagai kasus TPPO yang kerap menggunakan modus pengiriman PMI secara ilegal.
“Polri menurut saya selama ini sudah sangat baik, kami terus bekerja sama terkait penanganan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan khususnya terkait kasus TPPO,” katanya kepada wartawan, Kamis (26/6/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Karding juga menyampaikan terima kasih secara khusus kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pembentukan Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri. Langkah itu dinilai menjadi wujud keseriusan Polri dalam memperkuat perlindungan bagi pekerja migran yang merupakan pahlawan devisa negara.
“Kinerja polri sangat luar biasa dan kami berharap semakin hari semakin baik upaya perlindungannya terhadap Pekerja Migran Indonesi,” tuturnya.
Karding pun berharap sinergi yang telah terjalin antara Polri dengan Kementerian PPMI dapat terus diperkuat. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi mudah terjebak menjadi korban TPPO yang sering dibungkus iming-iming bekerja sebagai PMI di luar negeri.
“Terima kasih kepada Kapolri dan Polri yang telah membantu mendorong, membantu, Kementerian Pekerja Migran Indonesia terkait perlindungan dan pencegahan terkait pemberangkatan non prosedural,” jelasnya.








