Koma.id – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyatakan mayoritas publik tidak percaya bahwa ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) palsu. Survei ini menyasar 1.200 responden dari seluruh provinsi.
LSI Denny JA melakukan survei dengan judul “Siapa Percaya Ijazah Palsu atau Asli Jokowi”.
Wakapolri Cek Kesiapan Karhutla Kalteng, Teknologi hingga Ratusan Peralatan Pemadaman Disiagakan
Dari hasil survei dengan teknik wawancara 1.200 orang dari seluruh provinsi di tanah air, 74,6 persen publik tidak percaya terhadap ijazah palsu, sedangkan 12,2 persen percaya dan sisanya tidak tahu.
“Dari hasil survei yang kita tanyakan kepada masyarakat Indonesia yang diwakili responden yang terpilih itu ternyata hanya 12,2 persen yang percaya dengan isu ijazah palsu Jokowi,” katanya.
“Mayoritas hampir 3/4, 74,6 persen itu masyarakat menyatakan tidak percaya atau kurang percaya sama sekali dengan isu ijazah palsu daripada mantan Presiden Joko Widodo.” jelas Peneliti LSI Denny JA, Adrian Sopa, Kamis (31/7/2025).
Ketua FKPT Lampung M. Firsada Bintangi Film Ageman, Ajarkan Toleransi Islam di Zaman Nabi
Responden yang dipilih mulai dari kalangan terpelajar, berpendidikan rendah, kalangan berpenghasilan rendah hingga tinggi, masyarakat desa dan kota, hingga lintas generasi maupun yang terafiliasi dengan politik atau tidak.
Mayoritas yang tidak percaya terhadap isu ini adalah kelompok dengan berpendidikan rendah.








