Koma.id– Isu dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) yang diduga melibatkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan keluarganya kembali mencuat dan mendapatkan perhatian publik. Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak mengusut tuntas laporan masyarakat terkait dugaan keterlibatan Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, Kaesang Pangarep, dan Bobby Nasution.
Muslim menyoroti temuan Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) yang mencatat Jokowi sebagai salah satu finalis presiden terkorup di dunia.
Senada dengan itu, pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, juga mendesak KPK untuk serius menangani pelaporan terkait dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang melibatkan Jokowi dan keluarganya. Ia menegaskan bahwa KPK harus bertindak tanpa pandang bulu dalam menegakkan hukum.








