Koma.id– Perdana Menteri Selandia Baru, Chris Hipkins, meminta segera dilakukan pembebasan Kapten Phillip Mehrtens yang diculik oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Perdana Menteri Hipkins juga mengungkapkan bahwa ia telah menemui keluarga Mehrtens untuk memberikan jaminan bahwa pemerintah Selandia Baru sedang berusaha keras melakukan segala yang dapat dilakukan untuk membawa pulang Phillip dengan selamat.
Namun, situasi yang kompleks di wilayah Papua tidak dapat diabaikan. Kapolda Papua, Irjen Polisi Mathius Fakhiri, menjelaskan bahwa upaya pembebasan Phillip dihadang oleh sejumlah kendala yang mempersulit tindakan aparat gabungan TNI-Polri.
Seperti medan sulit dan pergerakan KKB yang tidak menentu menjadi faktor utama yang menghambat usaha pembebasan tersebut.
“Selain medan yang sulit, mereka (KKB) kan kerap berpindah-pindah lokasi penyanderaan yang tidak menetap. Makanya ini yang menjadi kesulitan bagi aparat gabungan,” kata Irjen Fakhiri di Jayapura, Selasa (8/8/2023).
Ia menambahkan upaya kolaboratif dari aparat keamanan dan pemerintah daerah belum membuahkan hasil yang diharapkan. Aparat keamanan masih fokus pada negosiasi dengan melibatkan tokoh masyarakat, agama, dan keluarga untuk mencoba meyakinkan pimpinan KKB, Egianus Kogoya, agar bersedia melepaskan tawanan.








