Koma.id – Ketua Presidium Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kanti W. Janis, berharap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) berikutnya harus memiliki perspektif gender.
“Kami berharap setelah ini nanti yang dipilih adalah ketua KPU berikutnya yang memiliki perspektif gender,” kata Kanti dikutip Minggu (7/7/2024).
Dia menyampaikan itu setelah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Ketua KPU RI Hasyim Asyari yang terlibat asusila dengan Cindra Aditi, anggota PPLN Den Haag, Belanda.
Kanti pun mengapresiasi putusan yang dikeluarkan DKPP meski dinilai terlambat.
“Saya sangat apresiasi, kami juga di KPPI apresiasi, tetapi, kan, memang sangat terlambat,” sebutnya.
Menurut Kanti, putusan tersebut juga belum dapat menjadi preseden ke depan bagi perlindungan perempuan dari kekerasan seksual di ranah perpolitikan tanah air.
Roadshow Kebangsaan di Lampung, Ken Setiawan Ungkap Ancaman Paham Ekstrem di Kalangan Anak
Sebagaimana diketahui, Ketua KPU RI, Hasyim Asyari resmi dipecat dari jabatannya usai adanya putusan DKPP terkait kasus asusila.













