Koma.id – Ketua Umum Forum Komunikasi Ulama Sholeh Marzuki atau Gus Sholeh, menyayangkan cara pandang anak Bangsa saat ini, sedikit-sedikit menyalahkan Presiden Joko Widodo dalam semua urusan.
Padahal dalam berbangsa dan bernegara Presiden adalah eksekutif yang memiliki para pembantu-pembantu. Mulai menteri
yang berkaitan dengan dunia olahraga dalam hal ini Menpora dan ada juga organsiiasi yang menaungi yakni PSSI.
Gus Sholeh menekankan hal itu, setelah Aremania kelompok suporter Arema FC, melayangkan somasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meminta maaf atas tragedi Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022).
Somasi tersebut juga dilayangkan Aremania Menggugat kepada Menpora, Kapolri, Panglima TNI, DPR RI, Ketua Umum PSSI, Direktur Utama PT LIB, Manajemen Arema FC, dan Panpel Pertandingan Arema FC.
Dalam surat somasi yang ditembuskan ke Pengadilan Internasional di Belanda dan FIFA di Swiss itu, Aremania Menggugat meminta sembilan tuntutan. Salah satunya adalah menetapkan tersangka.
“Ini sedikit-sedikit salahkan presiden kan repot. Kok dalam media online ini mensomasi 3×24 jam apabila tidak maka akan dibawa ke dunia internasiona, ini tambah ngeri-ngeri sedap,” kata Gus Sholeh, Kamis (6/10/2022).
Roadshow Kebangsaan di Lampung, Ken Setiawan Ungkap Ancaman Paham Ekstrem di Kalangan Anak
Hal senada diungkapkan Aktivis dan Advokat, Fredi Moses Ulemlem. Ia menekankan sebagai Kepala Negara Jokowi memang bertanggung jawab atas persoalan bangsa. Akan tetapi bukan berarti karena ulah dari Presiden semua itu terjadi.
“Namanya pertandingan tidak ada kalah semua dan tidak ada menang semua. Mari kita dukung Pak Presiden dalam mengawal kasus ini,” tutup Fredi Moses.














