KOMA.ID – Sejauh ini masyarakat luas maupun pejabat publik belum ada yang tampak membela Pondok Pesantren Al-Zaytun. Justru kelompok yang muncul dan membela ponpes pimpinan Panji Gumilang itu berasal dari kelompok pro Zionis dan Partai Komunis Indonesia.
Pasalnya pada 19 Juli 2023 lalu, saat Al Zaytun mengadakan acara Peringatan Satu Syuro atau 1 Muharram 1445 Hijriyah yang disiarkan secara langsung melalui channel Youtube Al Zaytun Official, tampak
hadir Ilham Aidit yang dikenal sebagai anak dari pimpinan Partai Komunis Indonesia Dipa Nusantara Aidit.
Juga hadir aktivis Yahudi Monique Rijkers,
Hari Keenam, SAR Fokus Cari 5 jurnalis, 2 kru kapal dan 1 guide di Selatan Gunung Anak Krakatau
yang mengaku punya alasan tersendiri membela Ponpes Al-Zaytun dan pimpinannya, Panji Gumilang.
Demikian kata Peneliti dari Pondok Pesantren Al-Zaytun, Taufik Hidayat tegas Taufik saat Podcast bertema “Polemik Pondok Pesantren Al Zaytun di tengah Pemilu 2024” Rabu (26/7/2023).
Bintangi Film Ageman, Kadis PPPA Lampung Hanita Farial Soroti Bahaya Bullying dan Intoleransi
“Sekarang belum ada yang membela Al- Zaytun, justru yang bela baru muncul seperti kelompok pro zionis dan komunis Indonesia,” kata Taufik.
Selain itu, lanjut Taufik, kehebohan terus memuncak di tengah masyarakat yang semakin geram dengan keadaan saat ini. Pasalnya meskipun telah banyak laporan dan pasal dikenakan kepada Panji Gumilang, namun belum ada penetapan tersangka.
Padahal juga sudah ada rekening terduga pelaku diblokir, namun kebingungan masyarakat semakin bertambah karena belum ada penjelasan konkret mengenai upaya penegakan hukum terhadap Panji Gumilang.
“Masyarakat itu gregetan sudah banyak laporan dan pasal kok belum ada tersangkanya. Rekening sudah diblokir tapi kok belum ada penjelasan tentang upaya penegakan hukum,” pungkasnya.








