Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
HeadlineNasional

Hitung Cepat Indikator PSU Pilkada Papua 2025: Pasangan Mariyo Raih 50,71 % Suara

×

Hitung Cepat Indikator PSU Pilkada Papua 2025: Pasangan Mariyo Raih 50,71 % Suara

Sebarkan artikel ini
Hitung Cepat Indikator PSU Pilkada Papua 2025: Pasangan Mariyo Raih 50,71 % Suara

Jakarta – Lembaga survei Indikator merilis hasil Quick Count Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Provinsi Papua yang digelar pada Rabu, 6 Agustus 2025. Hasilnya menunjukkan persaingan sengit antara dua pasangan calon, dengan selisih suara yang tidak signifikan secara statistik.

Pasangan “Matius Fakhiri-Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen” (Mariyo) unggul tipis dengan perolehan suara sekitar 50,71%, sementara pasangan Benhur Tomi Mano-Constant Karma (BTM-CK) memperoleh 49,29%. Margin of error (MoE) dari Quick Count ini adalah ±2,19% pada tingkat kepercayaan 95%, sehingga selisih suara kedua pasangan masih berada dalam kisaran kesalahan yang mungkin terjadi. Artinya, Quick Count tidak dapat menyimpulkan pasangan mana yang benar-benar unggul.

Silakan gulirkan ke bawah

Metodologi yang digunakan dalam Quick Count ini melibatkan sampel 250 TPS dari total 2.023 TPS di seluruh Provinsi Papua, dipilih secara acak dengan metode *Stratified-Cluster Random Sampling*. Distribusi sampel proporsional mencakup wilayah seperti Jayapura, Kepulauan Yapen, Biak Numfor, dan Kota Jayapura.

Analisis sebaran suara menunjukkan variasi perolehan di berbagai wilayah. Misalnya, FAKHIRI-ARYOKO dominan di Papua 4 (62,14%), sementara BTM-CK unggul di Papua 3 (53,05%). Namun, secara keseluruhan, perbedaan suara kedua pasangan tidak signifikan.

Indikator menegaskan bahwa hasil Quick Count bukanlah hasil resmi Pilkada. Hasil resmi hanya dapat diumumkan oleh KPUD Provinsi Papua. Quick Count ini dimaksudkan sebagai bahan pembanding dan analisis awal untuk publik.

“Dengan selisih yang sangat tipis dan margin of error yang ada, kami tidak dapat menyimpulkan kemenangan salah satu pasangan. Hasil resmi menunggu penghitungan suara oleh KPUD,” tulis Indikator dalam laporannya.

Pilkada Provinsi Papua tahun 2025 ini menjadi sorotan nasional karena dinamika politik dan geografis yang kompleks. Masyarakat diharapkan tetap tenang menunggu hasil resmi dari KPUD.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.