Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
NasionalPolhukam

Hasil Quick Count Beberapa Lembaga Survei: Pasangan Mariyo Unggul di PSU Pilgub Papua 2025

×

Hasil Quick Count Beberapa Lembaga Survei: Pasangan Mariyo Unggul di PSU Pilgub Papua 2025

Sebarkan artikel ini
Cagub Matius Fakhiri: Ajak Masyarakat Papua untuk Tenang & Tunggu Hasil Percayakan Hasil Real Count KPU

Jayapura – Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua 2025 menunjukkan keunggulan pasangan calon Mathius D. Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (Mariyo) berdasarkan hasil exit poll dan quick count dari sejumlah lembaga survei. Meski demikian, hasil resmi masih menunggu pengumuman Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Papua.

Exit poll yang dirilis pada Rabu (6/8/2025) menempatkan pasangan Mariyo sebagai peraih suara terbanyak sementara dengan 57 persen, meninggalkan pasangan Benhur Tommy Mano dan Constant Karma (BTM-CK) yang meraih 43 persen suara.

Silakan gulirkan ke bawah

Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Papua Ahmad Doli Kurnia menyebut, berdasarkan data quick count internal hingga pukul 21.00 WIT, pasangan Mariyo unggul dengan perolehan suara sementara sebesar 52,52 persen. Doli juga mengklaim pasangan ini mendominasi di enam kabupaten, termasuk Kota Jayapura (54,76%), Kabupaten Jayapura (50,57%), Keerom (56%), Kepulauan Yapen (56%), Biak Numfor (50%), dan Supiori (50,19%).

“Alhamdulillah, puji Tuhan, sementara kita unggul di sejumlah wilayah strategis. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada pasangan Mariyo dan koalisi Papua Cerah yang mengusungnya,” ujar Doli dalam keterangannya.

Namun demikian, hasil berbeda ditunjukkan oleh lembaga survei Indikator. Dalam quick count yang dirilis berdasarkan 250 TPS sampel dari total 2.023 TPS di Provinsi Papua, pasangan Mariyo unggul sangat tipis dengan 50,71%, sementara BTM-CK memperoleh 49,29%. Dengan margin of error sebesar ±2,19% dan tingkat kepercayaan 95%, Indikator menyatakan bahwa perbedaan suara kedua pasangan masih dalam batas toleransi kesalahan, sehingga belum dapat disimpulkan siapa yang unggul secara meyakinkan.

“Hasil quick count ini hanya sebagai gambaran awal, bukan hasil resmi. Kami menyerahkan sepenuhnya keputusan akhir kepada KPUD Papua,” jelas pernyataan resmi Indikator.

Sebaran suara menunjukkan kekuatan masing-masing pasangan tersebar tidak merata. Mariyo unggul di wilayah Papua 4 dengan 62,14%, sementara BTM-CK lebih dominan di Papua 3 dengan 53,05%.

Pilkada Papua tahun ini menjadi sorotan nasional karena tidak hanya menyoal rivalitas politik, tetapi juga menyangkut dinamika geografis dan sosial yang kompleks di wilayah timur Indonesia tersebut.

Publik dan para pendukung pasangan calon diimbau untuk tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari KPUD Papua sebagai satu-satunya lembaga yang berwenang mengumumkan hasil akhir pemilihan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.