Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaEkonomiNasional

Harga Emas Antam Turun Rp30.000, Buyback Ikut Anjlok

×

Harga Emas Antam Turun Rp30.000, Buyback Ikut Anjlok

Sebarkan artikel ini
Harga Emas Antam Turun Rp30.000, Buyback Ikut Anjlok
Emas batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam. (Foto/Istimewa)

Koma.id | Jakarta – Harga emas batangan PT Antam Tbk kembali mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Rabu (12/08). Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam turun Rp30.000 menjadi Rp2.680.000 per gram dari sebelumnya Rp2.710.000 per gram. Sejalan dengan itu, harga buyback atau pembelian kembali juga terkoreksi Rp30.000 ke level Rp2.516.000 per gram.

Penurunan harga berlaku di Butik Emas Logam Mulia (BELM) Gedung Antam Jakarta. Adapun beberapa pecahan emas masih belum tersedia di laman resmi. Sesuai ketentuan, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,25 persen, sementara transaksi buyback di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen.

Silakan gulirkan ke bawah

 

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini (12 Agustus 2026)

PecahanHarga DasarHarga Setelah PPh 0,25%
0,5 gramRp1.390.000Rp1.393.475
1 gramRp2.680.000Rp2.686.700
2 gramRp5.300.000Rp5.313.250
3 gramRp7.925.000Rp7.944.813
5 gramRp13.175.000Rp13.207.938
10 gramRp26.295.000Rp26.360.738
25 gramRp65.612.000Rp65.776.030
50 gramRp131.145.000Rp131.472.863
100 gramRp262.212.000Rp262.867.530
250 gramRp655.265.000Rp656.903.163
500 gramRp1.310.320.000Rp1.313.595.800
1.000 gramRp2.620.600.000Rp2.627.151.500

 

Perbandingan dengan Harga 11 Agustus 2026

Seluruh pecahan emas mengalami penurunan harga dibandingkan sehari sebelumnya. Penurunan terbesar terjadi pada pecahan 1 kilogram yang turun Rp30 juta, dari Rp2.650.600.000 menjadi Rp2.620.600.000.

Penurunan harga emas Antam hari ini bisa menjadi momentum bagi investor untuk mempertimbangkan pembelian. Namun, keputusan investasi sebaiknya tidak hanya didasarkan pada fluktuasi harian. Perencanaan anggaran, tujuan investasi, dan strategi jangka panjang tetap menjadi faktor utama.

 

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.