Koma.id– Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Da’i Bachtiar menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang membentuk Komisi Reformasi Polri.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk percepatan reformasi kepolisian yang telah bergulir sejak era reformasi 1998, namun dinilai masih memerlukan evaluasi dan penyempurnaan di berbagai lini.
PN Jaksel Tolak Praperadilan IV Roy Suryo
“Ya, saya senang sekali, mendukung sekali kebijakan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, yang juga adalah, judulnya adalah, merupakan percepatan atau akselerasi dari reformasi,” kata Da’i, Rabu (12/11/2025).
Da’i menjelaskan, melalui Badan Purnawirawan Polri (BP Polri), pihaknya turut berkontribusi dalam menyusun sejumlah rekomendasi dan konsep untuk mendukung langkah percepatan reformasi tersebut. Rekomendasi itu telah diserahkan langsung kepada Presiden Prabowo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Saya menjadi bagian juga menyusun satu konsep. Yang bahan-bahan itu, sudah kita buat dalam satu buku, dan kami sudah serahkan kepada Bapak Presiden, Bapak Kapolri. Ya memberi masukan, bagi apa yang sedang dikembangkan oleh Bapak Presiden dengan percepatan reformasi Polri. Kita sudah memberi masukan,” kata dia.
Lebih lanjut, mantan orang nomor satu di Polri itu menekankan pentingnya fokus reformasi pada aspek kultural, karena menurutnya dua aspek lain instrumental dan struktural telah relatif memadai.
“Kalau dari tiga aspek, kita kan ada aspek instrumental, terus kemudian struktural, dan kultural. Pada kultural itulah, yang kita masih perlu harus perbaikan-perbaikan. Kalau perlu, speed-nya ditambah. Itu kita sudah tuliskan di sana,” ungkap dia.














