Koma.id | Tangerang – Petugas bandara melakukan pembersihan pesawat dan fasilitas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) usai erupsi Gunung Anak Krakatau menyebarkan abu vulkanik ke sejumlah wilayah.
Kementerian Perhubungan memastikan proses pembersihan dilakukan menyeluruh, mencakup runway, taxiway, apron, hingga badan pesawat. Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi menyebut pembersihan membutuhkan waktu sekitar 2–3 jam untuk memastikan seluruh area aman sebelum operasional penerbangan kembali dibuka.
“Bukan hanya bandara yang membersihkan runway, taxiway, dan apron, tetapi pihak maskapai juga harus membersihkan serta memastikan kondisi pesawat laik terbang,” ujar Dudy di Posko Terminal 1B Soetta, Senin (07/09) malam.
BMKG melaporkan hasil paper test abu vulkanik di empat bandara yang sempat ditutup sudah negatif. Namun, pembersihan tetap dilakukan secara berkala karena endapan abu masih cukup tebal.
Bandara yang Terdampak
- Soekarno-Hatta, Tangerang
- Radin Inten II, Lampung
- Halim Perdanakusuma, Jakarta
- Husein Sastranegara, Bandung
- Budiarto, Tangerang
- Pondok Cabe, Tangerang Selatan
- M. Taufik Kiemas, Lampung
Fokus Pembersihan
- Runway dan taxiway dibersihkan dari abu vulkanik.
- Apron dan area parkir pesawat disemprot serta disapu.
- Pesawat maskapai diperiksa dan dibersihkan agar laik terbang.
- Pengawasan ketat dilakukan sesuai SOP keselamatan penerbangan.
Operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta masih ditutup sementara hingga pukul 08.59 WIB, Senin (07/09), berdasarkan NOTAM A3368/26.









