KOMA.ID – Bali akan menjadi tuan rumah World Beach Games 2023 pada 5-12 Agustus dengan Israel menjadi salah satu peserta. Status ajang World Beach Games 2023 kini menjadi pertanyaan besar setelah polemik pembatalan drawing Piala Dunia U-20 2023.
Drawing Piala Dunia U-20 2023 semestinya dilangsungkan pada Jumat (31/3) di Bali. Akan tetapi lantaran Gubernur Bali I Wayan Koster menolak kedatangan Israel, FIFA memutuskan membatalkan drawing tersebut.
Polri Gandeng Masyarakat Amankan MotoGP Mandalika 2026, Pengamanan Diperketat Hingga Hari Terakhir
Situasi Piala Dunia U-20 2023 dan World Beach Games 2023 sama, yakni sama-sama memiliki Israel sebagai salah satu negara peserta.
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas Israel U-20 lolos ke Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia usai menjadi runner up Euro U-19. Sementara itu, dikutip dari Asosiasi Komite Olimpiade Nasional (ANOC), Israel termasuk ke dalam 36 NOC yang lolos ke World Beach Games 2023 di Bali.
Menurut rilis ANOC, wakil Israel yang akan tampil di World Beach Games 2023 adalah kategori putri untuk event renang perairan terbuka.
Sengit! Santri dan Warga Bekasi Padati Nobar Indonesia vs Thailand di Ponpes Sya’airullah
“Sementara event putri, yang lolos kualifikasi adalah NOC Brasil, Prancis, Italia, Jerman, Spanyol, Australia, Belanda, Jepang, Amerika Serikat, Hongaria, Hong Kong, Cina, Israel, Afrika Selatan, Republik Ceko, Turki, Republik Rakyat Tiongkok, Kanada, Republik Korea, Peru, Selandia Baru, Seychelles, dan Slovenia,” tulis ANOC.
Nasib World Beach Games 2023 yang tinggal empat bulan lagi kini menjadi pertanyaan besar. Kembali berpolemik atau tidak?
Pasalnya, dua bulan jelang pagelaran Piala Dunia U-20 2023 I Wayan Koster baru menyatakan penolakaan terhadap Israel. Sementara itu menurut rilis Kemenpora pada Januari, Wayan Koster menyatakan kesanggupan menjadi salah satu host city Piala Dunia U-20 2023.
Timnas Israel U-20 sendiri sudah dinyatakan lolos ke Piala Dunia U-20 2023 sejak Juni 2022 setelah menjadi semifinalis Piala Eropa U-19, sebelum akhirnya finis sebagai runner up.














