Koma.id– Pemerintah segera mengumumkan hasil evaluasi uji coba CNG dalam tabung 3 kilogram sebagai alternatif LPG bersubsidi. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan pengujian teknis saat ini masih dikaji Lemigas, termasuk proses pengisian CNG ke tabung dan penyelesaian skema tata niaga distribusinya, sebelum hasil evaluasi disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia kepada publik.
“Ini kan lagi dievaluasi oleh Lemigas, itu kan dari tabung kemudian itu proses CNG sampai ke tabung, itu kan juga proses bisnisnya kan lagi diselesaikan oleh Lemigas. Jadi dalam waktu dekat ini hasil evaluasi itu akan disampaikan langsung sama Pak Menko,” kata Yuliot kepada awak media dikutip.
Program ini sebelumnya disebut Bahlil telah memasuki tahap uji coba lapangan dan dipersiapkan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG. Pasalnya, konsumsi LPG nasional mencapai sekitar 8,6 juta ton per tahun, sementara produksi domestik hanya sekitar 1,6–1,7 juta ton, sehingga sebagian besar kebutuhan masih harus dipenuhi melalui impor.
Pemerintah menilai pemanfaatan CNG dapat menjadi alternatif dengan memanfaatkan potensi gas alam dalam negeri, termasuk pasokan dari temuan gas di Kalimantan Timur.








