Koma.id – Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) memuji langkah aparat Kepolisian yang mengawal unjuk rasa di Gedung DPRD Solo (Jawa Tengah) pada Rabu yang berlangsung aman, damai dan tertib.
“Kami memuji tindakan Kepolisian di Solo, dalam hal ini Polresta Solo yang di-‘back up’ oleh Polda Jawa Tengah. Artinya memang itu yang diinginkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” kata Direktur Lemkapi Edi Hasibuan di Jakarta, Kamis (29/8/2024) seperti dilansir Antara.
Menurut Edi, aparat Kepolisian memang harus membawa kesejukan. Karena itu, aksi di Solo bisa menjadi contoh.
Dalam pelaksanaan tugas pengawalan aksi di Solo, kata dia, aparat Kepolisian memberi ruang kepada pendemo untuk menyampaikan aspirasinya.
Mereka bahkan mengizinkan para pendemo masuk ke halaman Gedung DPRD Solo untuk menyuarakan tuntutan secara langsung.
Selain petugas keamanan, Polresta Solo dan Polda Jawa Tengah menurunkan tim negosiator. Secara proaktif, mereka membagikan makanan dan minuman kepada pendemo.
Menurut Edi, potret pengawalan aksi di Solo bisa menjadi contoh. Aparat kepoliysian menjalankan tugas sesuai dengan Perkap Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian.
“Yang seperti itu menimbulkan kesejukan. Silakan masyarakat menyampaikan aspirasi dan tentu Polri tugasnya membantu. Memang yang diharapkan adalah masyarakat tertib saat menyampaikan aspirasi,” kata dia.














