Koma.id – Indonesia untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah dalam agenda presidensi group of 20 (G20), yang merupakan forum kerjasama ekonomi dunia yang akan dilaksana pada 15-16 November 2022 di Bali.
Negara Indonesia menjadi tuan rumah dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) yang dihadiri anggota G20 yaitu 19 negara, 1 kawasan, 9 kepala negara tamu undangan dan 10 organisasi internasional.
“Hal ini tentu menjadi kebanggaan dan mehormatan untuk bangsa Indonesia. Bukan hanya itu, forum ini memiliki manfaat secara ekonomi,” ucap Bram, Direkur Eksekutif Kajian Strategis Demokrasi (KSD) pada Selasa (15/11/2022).
Mahfud MD: Cukup Ubah Satu Pasal untuk Alihkan Pidana Umum Prajurit TNI ke Peradilan Umum
Tidak hanya itu, belajar dari presidensi sebelumnya bahwa forum G20 berdampak positif kedalam negeri, setiap agenda KTT G20 dapat menghasilkan, “pemasukan sebesar Rp 1,4 Triliun rupiah pada host country,” tambahnya.
Kemudian, agenda G20 merupakan forum internasional yang fokus pada kebijakan ekonomi dan pembangunan pasca pendemi Covid-19 yang melanda dunia.
Direktur Eksekutif Kajian Strategis Demokrasi (KSD), Ibrahim Mansyur atau biasa dikenal Bram, mengajak mahasiswa, pemuda dan masyarakat Indonesia, mendukung dan memberikan apresiasi pada forum G20 yang berlangsung di Bali saat ini.
“Saya mengajak semua stakholder baik itu mahasiswa, pemuda dan seluruh rakyat Indonesia bersama-sama sukseskan agenda G20 ini,” jelas Bram.
Selain itu, ia juga memberikan apresiasi pada aparat keamanan baik itu Bapak Panglima TNI Andika Perkasa dan Bapak Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang sudah kerja maksimal memastikan agenda ini berjalan dengan aman, damai dan lancar.
“Momentum ini menjadi pertaruhan dan kepercayaan dunia terhadap negara Indonesia. Olehnya itu, hari ini Bapak Kapolri Listyo Sigit dan Bapak Panglima TNI Andika memastikan pertahanan dan keamanan lancar, sehingga tidak ada ancaman,” ujarnya.
Dalam momentum G20 ini, Indonesia mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger” sebagai upaya percepatan pembangunan pasca dunia di landa pendemi Covid-19, dengan harapan semoga bermanfaat bagi semua pihak, terutama negara berkembang.
Terselenggaranya acara ini menjadi catatan penting dalam perjalanan bangsa. Prsiden RI Joko Widodo sudah menunjukkan yang terbaik dimata dunia, bahwa negara Indonesia sangat dihargai dalam pergaulan internasional.













