Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
DaerahHukumRagam

Bogem Mentah Anggota TNI Dilayangkan Untuk Satpam, Viral

Views
×

Bogem Mentah Anggota TNI Dilayangkan Untuk Satpam, Viral

Sebarkan artikel ini
Bogem Mentah Anggota TNI Dilayangkan Untuk Satpam, Viral

koma.id Video rekaman CCTV di sebuah gudang perusahaan jasa pengiriman menggambarkan tindakan oknum anggota TNI bepangkat serka memukul seorang petugas keamanan (satpam) gudang, meski sudah dicoba untuk dilerai oleh karyawan lain namun oknum TNI berinisial NS anggota XVI-XI Badung tetap melayangkan pukulan , alhasil video aksi NS viral di media sosial.

Dalam video tersebut terlihat karyawan gudang tengah bekerja seperti biasanya, saat kemudian dua pria memasuki gudang, salah satunya mengenakan kaus dan celana panjang loreng TNI.

Silakan gulirkan ke bawah

Satpam mencoba mencegah mencegah dan terlihat sempat adu cekcok dengan pria berbaju loreng, sebelum akhirnya oknum TNI tersebut melayangkan pukulan. Melihat kejadian pemukulan karyawan gudang mencoba melerai.

Bukannya berhenti melancarkan aksinya, oknum prajurit TNI tersebut justru juga menyerang karyawan gudang. Peristiwa pemukulan terjadi pada Rabu (5 Oktober 2022).

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX Udayana Kolonel Kav Antonius Totok Yuniarto membenarkan seorang oknum TNI AD memukul karyawan Shopee Express, didalam gudang.

Usai pemukulan, Satpam gudang tersebut sempat membuat laporan ke Polisi, namun pada akhirnya mereka berdamai. Meski begitu, oknum TNI bersangkutan tetap ditindak di Polisi Militer.

Pangdam sembilan Udayana melalui Kapendam menyampaikan didepan awak media akan memberikan hukuman yang tegas untuk anggotanya, meski sudah menempuh jalur damai.
Saat ini kasus tersebut tengah didalami detasemen Polisi Militer Sembilan Udayana.

“Media sebenarnya mereka berjalan dengan damai, namun saya menghadap Pangdam bahwa ini ada tindak pidana pemukulan sehingga petunjuk pangdam in iharus diproses secara Hukuman Militer.” Ujar Kapendam ) IX Udayana.

Dari penyelidikan sementara terungkap aksi tersebut berawal dari ketidakpuasan pelaku terhadap paket yang diterima, sang satpam mencoba menjelaskan bahwa bukan kegudang untuk komplen, namun pelaku tidak peduli dan dengan kalap melakukan aksi pemukulan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.