Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Keamanan

Masyarakat Pasar Rebo Diharapkan Kembali Bersatu Usai Pemilu

Views
×

Masyarakat Pasar Rebo Diharapkan Kembali Bersatu Usai Pemilu

Sebarkan artikel ini
Masyarakat Pasar Rebo Diharapkan Kembali Bersatu Usai Pemilu

KOMA.IDSalah satu yang perlu diperhatikan adalah upaya bagaimana menciptakan suasana masyarakat dan lingkungan yang kondusif, khususnya pasca pesta demokrasi dan penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu).

Oleh karena itu, Camat Pasar Rebo Jakarta Timur, Mujiono mendorong agar semua pihak ikut menjaga stabilitas sosial politik ini.

Silakan gulirkan ke bawah

“Kami memastikan bahwa masyarakat bisa terdaftar di pemilu 2024 dan juga kami harus memastikan bahwa setelah pemilu, masyarakat bisa disatukan kembali,” kata Mujiono dalam paparannya di acara sosialisasi dengan Tema : “Menyongsong Pemilu Tahun 2024, Menakar Potensi Kecamatan Pasar Rebo dalam Menghadapi Dinamika Pemilu Tahun 2024” di Kedai Avicenna, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (13/8).

Di dalam acara yang diprakarsai oleh Rumah Milenial Indonesia DKI Jakarta bersama LSM Peduli Tenaga Rakyat (PJTR) itu, Mujiono menyampaikan bahwa masyarakat di wilayahnya cenderung memiliki tingkat pendidikan dan tingkat pendapatan yang relatif normal. Kondisi ini menurutnya patut disyukuri.

“Hal ini membuat masyarakat di Pasar Rebo memiliki pemikiran logis setiap menghadapi permasalahan yang terjadi,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Unit Intel Polsek Pasar Rebo, Aston Sinaga mengingatkan tentang potensi permasalahan yang sangat penting bakal dihadapi masyarakat dalam pelaksanaan pemilu nanti. Permasalahan tersebut adalah penyebaran hoaks yang masif. Kondisi ini kata Aston, bisa berpotensi merusak stabilitas sosial politik masyarakat.

“Kami dari Kepolisian sangat mewaspadai penyebaran hoax atau berita bohong yang bisa mempengaruhi masyarakat, karena hoaks ini bisa memicu konflik,” kata Aston.

Kemudian, ia juga mengingatkan bahwa semua unsur pemilu juga bisa menimbulkan kerawanan di Pemilu, baik dari peserta dan tim pemenangan, bahkan dari penyelenggara pemilu sekalipun.

“Kami mewaspadai baik dari peserta pemilu, tim pemenangan, penyelenggara pemilu dan masyarakat yang memilih karena hal ini sangat rawan terjadi konflik,” tuturnya.

Masih di dalam kesempatan yang sama, ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Pasar Rebo, Yunus juga menyampaikan, bahwa potensi pemilih di kecamatan Pasar Rebo sangat tinggi, bahkan di lintas generasi.

“Di Kecamatan Pasar Rebo, potensi pemilihnya sangat tinggi, dari remaja hingga orang tua sangat ingin ikut pemilihan di Pemilu 2024,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ia juga menyampaikan bahwa masyarakat harus diedukasi terkait pemilu 2024. Sehingga potensi pemilih yang besar itu tidak mudah dipecah-belah karena narasi politik yang tidak baik.

“Masyarakat harus diedukasi karena saat pemilu 2019 banyak aturan pemilu yang tidak diketahui masyarakat sehingga menimbulkan konflik,” tutur Yunus.

Acara sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan deklarasi yang memekikkan, “Kecamatan Pasar Rebo siap kawal, dukung dan sukseskan Pemilu tahun 2024 agar berjalan aman dan tertib sesuai Undang-Undang yang berlaku, Merdeka, Merdeka”.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.