Koma.id – Tokoh nasional, Rizal Ramli menolak keputusan pemindahan ibu kota negara, dari Jakarta ke wilayah Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Hal itu disamapikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman era periode pertama Presiden Jokowi itu bertepatan Jakarta berulang tahun yang ke-495 pada hari ini. Ia menekankan ada alasan historis dan perjuangan yang tidak bisa dipisahkan dari Jakarta dan republik ini.
PBNU Masa Khidmah 2021–2026 Resmi Demisioner
“Selamat Ulang Jakarta ke-495. Kita akan pertahankan Jakarta sebagai Ibu Kota Negara karena alasan historis dan perjuangan. Paska Jokowi, kita akan batalkan rencana pindah ibu kota,” tegas Rizal Ramli, Rabu (22/06/2022).
Rizal Ramli menekankan bakal pertahankan Jakarta sebagai ibu kota negara baik dari luar maupun dalam dengan mengandalkan banyak teman, termasuk yang saat ini masuk kandidat calon presiden.
Bahkan ia menegaskan akan mendukung capres yang berani membatalkan UU IKN dan menghentikan proyek tersebut dan mempertahankan ibu kota negara tetap di Jakarta.
Fasilitas Umum Rusak Imbas Kerusuhan
“Kita bisa ramai-ramai batalkan UU IKN dari luar, siapa pun presiden barunya. Atau dari dalam, kita sebagai presiden, yang batalkan,” tandasnya.













