Koma.id– Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai beban politik bagi Presiden Prabowo Subianto, terutama terkait persoalan persyaratan ijazah SMA Gibran dalam pencalonan wakil presiden.
Hasto menyoroti pertimbangan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang, menurutnya, memunculkan persoalan legitimasi kepemimpinan dan mengingatkan publik pada polemik putusan MK Nomor 90.
Ia juga menyampaikan keresahan Forum Guru Besar Indonesia mengenai etika bernegara, keteladanan, dan kepercayaan generasi muda terhadap kepemimpinan nasional. Hasto pun menilai Gibran perlu mempertimbangkan langkah korektif, termasuk mengundurkan diri, demi kepentingan bangsa dan negara.
“Ini juga menjadi beban bagi Presiden Prabowo karena ini meruntuhkan legitimasi dari Saudara Gibran Rakabuming Raka,” kata Hasto dikutip.








